HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Senin, 04 Januari 2010

antara yang perawan dan yang bukan perawan....

Ahamdulillah....masih ada waktu untuk menyempatkan posting di sela-sela kesibukan ngoreksi hasil uas temen-temen. Hasrat untuk posting, berawal dari percakapan menggelitik antara aku dan ibuku. Percakapan yang awalnya membahas tentang kerusuhan yang terjadi di salahsatu tempat lokalisasi terbesar di Indonesia, bahkan ASia tenggara ini berubah menjadi percakapan yang sangat menggelitik bagiku, karena berawal dari percakapan itu, aku kembali mengingat sebuah kejadian yang hampir terlupakan. Padahal kejadian itu merupakan momen pertamaku mengetahui tentang sebuah rahasia penting, dan amat sangat sakral, berhubungan dengan kewanitaan. hihihi...
Waktu itu, tanggal 3 Januari 2010 aku secara tidak sengaja membaca berita di sebuah surat kabar tentang adanya pengrusakan di sebuah tempat lokalisasi yang bertempat di Surabaya, yang dilakukan oleh beberapa oknum bertopeng. Kemudian akupun memberitahu ibu tentang hal itu dan terjadilah perbincangan. Entah bagaimana,perbincangan kami beralih ke masalah perawan. Kata ibu, sebagian besar cowok bisa membedakan mana cewek yang masih perawan dan mana yang sudah tidak perawan. Dan saat ibu berkata seperti itu, aku merasa De Javu, merasa sebelumnya sudah ada orang yang berkata padaku seperti itu, dan aku merasa hal itu adalah momen penting yang terlupakan. Dan, ternyata benar. Sebelumnya sudah ada seorang teman yang mengatakan hal seperti itu padaku. sebut saja namanya Tambun. Saat itu, entah tepatnya kapan, aku meminta Tambun untuk menemaniku membeli baju di salahsatu mall di Surabaya. Tambun adalah teman satu jurusan di kampusku dan dia adalah COWOK.Digarisbawahi ya...dia adalah cowok. Awalnya, semua kesibukanku memilih baju aman-aman saja. Sampai akhirnya, di sebuah stan baju merek DUST, si Tambun tiba-tiba mendekatiku dengan gelagat seperti seorang maling pakaian dalam. Dia berbisik padaku, "Ta...liat deh mbak yang di depanmu tuh." AKupun cuma melirik kemudian melanjutkan kesibukanku memilih baju. Melihat responku yang segitu aja, Tambun mungkin gak terima dan melanjutkan kalimatnya. Dia semakin mendekat ke mukaku, hingga hampir mencium pipiku (untung gak ada orang liat)," Ta...tuh cewek aku jamin udah gak perawan." Hah???? Gerakan tanganku yang saat itu sedang asik memilih pakaian langsung terhenti seiring dengan melototnya mataku. Reflek, aku langsung menarik Tambun menjauhi cewek itu, takut kalau si cewek mendengar omongan Tambun. Awalnya, aku pikir Tambun akan mengatakan kalau cewek yang berdiri di depanku cantik, karena memang sang perempuan yang berdiri di depanku itu lumayan cantik. Tubuhnya tinggi,kulitnya kuning, dan bibirnya seksi. Pakaiannya juga lumayan ketat,sehingga lekuk-lekuk tubuhnya keliatan jelas.
SEtelah aku menjauh dari sang perempuan cantik itu, aku langsung menginterogasi Tambun. Kira-kira seperti inilah percakapan aku dan Tambun...
"Heh...mulutmu itu lho..mbok ya dijaga. Kalo mbaknya tadi tau trus gimana? Punya mulut gak disekolahin!" kataku sambil sewot. Sewot karena kegiatanku memilih baju jadi terhenti gara-gara mulut Tambun.
"Sorry. Habis...Tuh cewek tadi terlalu menarik perhatian. Apalagi aku kan cowok normal."jawabnya dengan tampang khasnya,blo'on.
"Trus..trus...darimana kamu tau kalo tuh cewek udah gak perawan?" tanyaku penasaran.
"Yaaa....Browsing donk Ta. Jaman sekarang tuh kita harus punya wawasan yang luas, apalagi soal cewek. Aku gak mau donk ntar yang jadi istriku udah gak perawan." jawabnya dengan sok diplomatis. Aku cuma manggut-manggut.
"Trus..ciri-cirinya cewek udah gak perawan apa? Kok kamu bisa yakin banget mbak tadi udah gak perawan...Heh...dont judge a book by its cover!" jawabku gak trima. Ya iyalah..gak terima. Kenapa kebanyakan orang tuh ngeliat orang lain cuma dari cangkangnya aja....
"Yakin deh! Coba perhatiin pinggang mbak itu, pinggangnya tuh udah melar Ta, trus pantatnya udah turun, trus payudaranya udah keliatan kendor. POkoknya udah gak kenceng lagi deh!" jawabnya dengan sangat amat yakin. Aku memperhatikan tiap kata-kata Tambun sambil ngelirik ke cewek cantik yang dimaksud. Aku perhatikan tiap bagian tubuh si cewek. Dan memang benar kata Tambun, beberapa bagian tubuh cewek itu memang tampak sudah nggak kenceng lagi alias udah melar. ckckck...jeli banget ya mata cowok, pikirku saat itu.
"Heh...tapi emang bener kaya gitu doank ya ciri-cirinya. kayanya belum valid deh," kataku setengah kurang yakin. Apalgi aku ingat punya teman SMA yang badannya juga seperti cir-ciri yang disebutkan Tambun, tapi gak mungkin banget kalo dia udah gak perawan. Pacaran aja gak pernah!
"Intinya itu Ta...cewek yang udah gak perawan tuh pasti keliatan deh. Auranya tuh beda sama cewek yang masih perawan ting-ting," jawabnya dengan pasti.
"Buset dah..omonganmu pake bawa-bawa aura segala. emang kamu tuh peramal?? Gaya tok.." jawabku sambil melengos pergi dan melanjutkan kesibukanku mencari baju. Tambun mengikutiku dari belakang dan berkata," Kalo kaya kamu gini Ta, keliatan begonya masalah cowok dan pacaran pasti masih perawan ting-ting." Akupun otomatis kaget dan melotot keduakalinya pada Tambun. Sialan, dia ngatain aku bego!
Akupun hanya tersenyum tanpa makna mengingat semua percakapan dan kejadian di mall bersama Tambun. SEderhana sih tapi cukup bermakna, dan cukup membuatku berdecak kagum. Kagum, karena kehebatan cowok dalam menilai cewek. Ternyata selama ini, aku salah jika menilai bahwa sebagian besar cowok tuh mata keranjang, suka melotot saat memperhatikan cewek. Mereka memang sangat jeli dalam memperhatikan cewek, mereka mungkin memang melotot saat memperhatikan cewek, namun itu semua dilakukan bukan semata-mata atas dasar nafsu namun untuk menyeleksi. Eits...pernyataanku ini ditujukan untuk para cowok jomblo. Kalau kasusnya terjadi pada para cowok sudah berpasangan alias sudah punya istri, yaa...itu namanya tetep NAFSU! Dan bagi cowok yang statusnya MASIH pacaran, menurutku sah-sah aja kok untuk melirik cewek laen. Janur Kuning belum melengkung, jadi proses seleksi masih berjalan. hahahaha....

Itulah..sepenggal ceritaku tentang perawan dan tidak perawan. ckckckck...ternyata jeli banget mata cowok tuh! Jadi buat kalian para cewek...jagalah diri kalian sebaik mungkin. Jadikan diri kalian seperti intan yang mahal harganya, sehingga hanya para lelaki yang kaya hati dan dunianya yang bisa membelimu!!

Nb: trus..kalo cowok bisa tau cewek perawan ato gak, cewek bisa gak ya tau cowok tuh masih perjaka atau gak??????????

Komentar :

ada 0 komentar ke “antara yang perawan dan yang bukan perawan....”

Posting Komentar