HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Minggu, 17 Januari 2010

APA YANG MEMBUATMU SUKA PADAKU?


Sunday night ( 07.50 pm )
16 january 2010
Bismillah…..
Alhamdulillah…..di tengah suasana liburan semester yang sibuk dengan aktivitas membantu orangtua, masih ada waktu untuk posting. Sebenarnya, udah sejak beberapa hari yang lalu, aku ingin posting tapi aku masih sibuk membantu orangtuaku. Lagipula, aku merasa beberapa hari kemarin terasa HAMBAR, alias biasa saja. Tidak ada momen spesial atau istimewa. Hampir setiap hari, kegiatanku hanya itu-itu saja. Tapi, hari ini aku merasa ada sesuatu yang istimewa, dan menarik hasratku untuk menulis dan berbagi cerita dengan kalian semua.
Berawal ketika sore tadi, ada seorang lelaki menelponku. Kusebut dia lelaki karena dia memang pantas disebut begitu,dia bukan lagi seorang cowok karena dia mempunyai pemikiran yang luar biasa dan sifatnya yang sangat dewasa. Lelaki itu bukan orang asing bagiku, bahkan bagiku dia adalah orang yang “istimewa”. Kusebut dia istimewa karena kami pernah mengalami momen bersama selama kurang lebih 2 tahun. Sampai sekarangpun kami masih selalu mempunyai momen bersama. Kami memutuskan untuk “break” sementara, paling tidak sampai kami berdua bekerja dan mapan. Aku bersyukur, karena kami mempunyai prinsip yang sama. Walau saat itu, jujur kuakui, aku sangat sulit beradaptasi dengan suasana baru yang bagiku cukup ekstrim, namun aku terus berusaha. Aku semakin mendekatkan diriku pada-Nya. Aku merasa wajib mencari “cinta” lain yang mampu mengisi jiwaku saat itu. Aku merasa tidak tertarik dengan lelaki manapun, aku merasa hatiku sudah tertutup untuk yang lain, karena aku telah berkomitmen dan komitmen itu rasanya seperti mendarah daging. Sesekali aku limbung, dan rapuh. Suasana yang awalnya, dia selalu ada untukku, namun berubah drastis, rasanya sangat sulit. Tapi, sekali lagi aku bersyukur karena dia tidak begitu saja menghilang. Dia tetap ada untukku namun yang berbeda hanya status kami saja. Kami selalu menjaga komunikasi. Tidak ada yang berubah dalam hal komunikasi. Dan sore tadi, bagiku adalah momen istimewa. Seperti biasa, dia menelponku. Kami saling menanyakan kabar, saling mengingatkan untuk beribadah, makan dan lain sebagainya. Kami berbincang seperti menit-menit, jam-jam, hari-hari yang lain. Sampai akhirnya dia menanyakan sesuatu yang cukup membuatku kaget dan berpikir lama. Dia bertanya, “Apa yang membuatmu suka padaku?”. Saat mendengar dia mengucapkan pertanyaan itu, aku terdiam untuk beberapa saat. Bukan karena aku memikirkan jawabannya, karena aku tak perlu memikirkannya dan aku selalu punya jawaban atas pertanyaan itu, tetapi aku bingung campur surprise karena tidak biasanya dia bertanya seperti itu padaku. Setelah terdiam beberapa saat, akupun menjawab dengan sangat yakin, “Aku menyukaimu karena kamu istimewa bagiku, kamu selalu menjadi dirimu sendiri di depanku,apa adanya dan aku selalu menyukai pemikiran-pemikiranmu yang hebat. Tetapi, aku sudah menyukaimu sebelum aku mempunyai alasan untuk menyukaimu. Lebih tepatnya, aku memang tak butuh alasan untuk menyukaimu”. Saat aku menjawab pertanyaannya, entah mengapa,aku menjadi sangat merindukannya. Dia terdiam untuk beberapa saat. Akupun melanjutkan jawabanku, “Aku sangat menyukai tawamu saat kita sedang jalan berdua. Aku bahkan berdoa, apapun yang terjadi, jangan sampai tawa indah itu hilang”. Dia tetap terdiam. Hening. Aku tak tahu apa yang dia pikirkan saat itu, tetapi mungkin dia sedang memikirkan jawaban-jawabanku. Kemudian dia bertanya, “Apa benar yang kamu katakan?”. Dan akupun menjawab dengan pasti, “tentu saja. Tidak ada alasan untuk berkata bohong saat ini”. Dan diapun tertawa. Aku sangat lega mendengar tawa itu. Entahlah….mungkin bagi kalian pertanyaan seperti yang dia lontarkan padaku adalah sesuatu hal yang biasa, namun bagiku pertanyaan itu sangat istimewa. Bahkan sampai sekarang, aku masih sangat merindukannya. Semua karena pertanyaannya itu. Sebuah pertanyaan yang sederhana namun membuat momen menjadi istimewa, itulah kehebatannya. Itulah mengapa dia kusebut lelaki bukan cowok. Jika kalian bertanya, sampai kapan rasa sukaku bertahan, aku akan menjawab, semuanya tak pernah dapat dipastikan, namun aku akan terus berusaha menjaga perasaan ini sampai Alloh memberi kehendak lain. Wallahu’alam.
Nb: for my aster, you always make my heart so smily. You’re my aster, always be my aster! I called u ASTER because you like my favorite flower, ASTER. F___S is my aster.

Komentar :

ada 2 komentar ke “APA YANG MEMBUATMU SUKA PADAKU?”
Anonim mengatakan...
pada hari 

Seringkali laki2 memang perlu menunjukkan kelelakiannya untuk merebut hati wanita.

rista mengatakan...
pada hari 

iya.. betul sekali. kadang-kadang justru sesuatu yang spontan lebih mengesankan dan romantis...

Posting Komentar