HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Sabtu, 20 Desember 2008

BINTANG ITU ADALAH IBUKU...........


Kasih ibu kepada beta…..
Tak terhingga sepanjang masa…
Hanya memberi tak harap kembali….
Bagai sang surya menyinari dunia…
Sepenggal lagu di atas selalu membuatku merinding jika mendengarnya. Selalu mengingatkanku pada sosok ibuku di rumah. Hemmm…bagiku ibu adalah malaikat yang dikirim Alloh ke bumi untuk melindungiku. Aku pernah membaca sebuah artikel motivasi yang berjudul “Malaikat Pelindung”. Awalnya aku pikir itu bukan artikel istimewa,tapi setelah aku baca, aku menjadikannya salah satu artikel favoritku. Artikel itu menceritakan tentang seorang bayi yang risau ketika dia akan dilahirkan ke dunia karena baginya di dunia banyak orang jahat. Tetapi Tuhan meyakinkannya bahwa Dia telah menyiapkan satu malaikat khusus yang akan selalu menjaga bayi itu selama di dunia. Dan Malaikat itu adalah IBU.
Tulisanku ini khusus aku persembahkan untuk ibuku di rumah. Terima kasih ibu atas semua yang telah kau berikan padaku. Air susumu yang menjadikanku sehat sampai sekarang, airmatamu yang telah kau keluarkan ketika aku membuat kesalahan, waktu tidurmu yang sangat banyak tersita karena aku rewel tiap malam, jerih payahmu dalam mencari uang agar aku bisa tetap menuntut ilmu sampai aku bisa seperti sekarang, serta semua pengorbananmu untukku yang mungkin telah aku lupakan. Oh…terima kasih ma. Aku merasa begitu beruntung memiliki ibu seperti mama. Maafkan aku jika aku sampai bisa melupakan kebaikanmu,karena sungguh aku tak mampu menyebutkan satu persatu. Tapi semua tersimpan dengan rapi di hatiku ini, ma. Sungguh, di atas semua nama-nama manusia, namamulah yang paling bersinar, bagai sang surya menyinari dunia.
Maafkan aku ma, jika dulu aku pernah membuat mama menangis. Maafkan aku jika dulu aku pernah membuat mama kecewa. Iya, aku menyadari dulu aku hanya anak kecil yang sangat lugu, yang tidak peduli seberapa besar perjuangan mama dalam mendidikku agar aku jadi anak yang pintar dan sholehah seperti yang mama inginkan. Dulu aku hanya seorang anak SMP yang hanya memikirkan kesenangan semata,yang iri ketika melihat teman-temannya bisa meminta apapun yang mereka inginkan pada orangtuanya. Dulu, aku iri ketika melihat teman2ku bisa membuat orangtuanya bahagia,sedangkan aku tidak. Maafkan aku ma.
Ibu,tiada lagi kata yang bisa aku ucapkan untuk mengungkapkan betapa tulusnya cinta kasihmu padaku. Aku hanya bisa menitikkan airmata ketika semua kesalahan-kesalahanku padamu menikam hatiku bagai palu godam,aku hanya bisa merintih ketika aku ingat padamu, ibu. Aku tak akan pernah bisa membalas semua yang telah kau berikan untukku. Sungguh, cahaya kasihmu terlalu berwarna untuk dilukiskan dan terlalu mahal untuk ditawarkan dengan apapun. Bahkan, galaksipun takkan mampu melukiskan semua itu, bahkan laut pun takkan sanggup membayar semua itu.
Ya Alloh, ijinkan ibuku menemaniku sampai aku bisa mewujudkan impiannya itu, entah apapun impiannya itu,tapi aku yakin dia pasti ingin melihat putrinya bahagia dan sukses. Ijinkan aku membayar semuanya walau aku tahu aku takkan sanggup. Sekarang, aku Cuma bisa menangis mengingat semuanya.
Mama ingat waktu dulu aku minta baju tapi mama belum bisa membelikannya untukku, lalu aku marah2 dan aku memaksa mama untuk membelikannya sekarang juga dan kemudian aku sakit, oh…aku takkan pernah lupa, ketika mama menangis tengah malam di hadapan Alloh. Aku dengar mama, menyalahkan diri mama kenapa mama tidak bisa membuatku bahagia. Aku waktu itu tahu semuanya. Aku ingin memeluk mama dan minta maaf, tapi aku takut. Aku tetap berpura-pura tidur. Aku merasakan mama membetulkan selimutku dan mencium keningku. Saat itu, hatiku remuk bagai dihujam berjuta batu. Hatiku menjerit, kenapa aku begitu tega membuat mama sedih seperti itu. Aku ingin memelukmu saat itu dan sekarang. Aku ingin berkata maaf padamu. Aku ingin membisikkan bahwa aku begitu menyayangimu, ma. Aku ingin mencium keningmu sama seperti waktu itu. Aku ingin melakukannya sekarang. Hanya doa yang selalu aku berikan untukmu. Hanya usahaku dan prestasiku yang bisa aku berikan padamu. Aku berjanji suatu saat akan bersimpuh di hadapanmu dan membuatmu tersenyum lega melihatku. Aku berjanji, ma.
Sebenarnya tulisan ini ingin aku kirim padamu, ma. Sekarang juga. Tapi untuk apa. Mama hanya perlu kasih sayangku, mama hanya perlu cintaku, tidak perlu tulisanku,tidak perlu ibaku. Dan aku akan memberikan semua itu untuk mama.
Untuk semua ibu di dunia, terima kasih atas kasih sayang kalian. Kami sebagai anak tak akan pernah sanggup membalasnya. Kami hanya bulan, dan ibu adalah bintang.

SELAMAT HARI IBU…………………………………………….

Komentar :

ada 3 komentar ke “BINTANG ITU ADALAH IBUKU...........”
putrabayu mengatakan...
pada hari 

Mamamu di rumah pasti tidak mengharap apa-apa dari kamu, bukan uang, bukan dana pensiun, bukan pula kecupan. Mamamu pasti hanya ingin melihatmu berhasil dan bahagia selalu. seperti nabi Ibrahim, mereka tidak berharap apapun kecuali agar kita menjadi keturunan yang menyejukkan matanya (wa dzurriyyatina qurrota a'yun).
Selamat hari ibu dan calon ibu.

tjahmedhioen mengatakan...
pada hari 

kasih sayang ibu memang tak akan bisa tergantikan walaupun semua yang ada di bumi menjadi emas dan permata.
Salam kenal ya!

RieyaAriq's mengatakan...
pada hari 

ibu.... ibu bagiku adalah kekuatan yan gtak tertandingi

Posting Komentar