Bismillah........
Pagi tadi, seprti biasa karena hari libur, tiap habis subuhan, aku tidur lagi. tapi kali ini, aku tidak bisa tidur nyenyak, karena sedari malam sesak nafasku kambuh. rasanya ada yang lari-lari di tenggorokanku, menggelitik bola-bola udara yang merengsek masuk menyapu batangnya. Tenggorokanku terasa gatal. Dan bunyi ngik...ngik....merdu dari dalam lorong paru-paruku sana seperti menjadi nyanyian pengiring tidur. Aku cuma bisa mengusir rasa sesak itu dengan minum banyak air. membuatku semakin sering terjaga karena kebelet ke belakang terus. Maklum...kemarin malam hujan deras mengguyur kota Surabaya ini sehingga aku terpaksa membatalkan niatku membeli obat di apotik.
Sekitar jam 08.30 aku terbangun oleh suara nada dering hp. ternyata ada sms dari GJ temanku satu jurusan. Aku memanggilnya GJ, sebenarnya namanya Windha tapi sejak SMA aku dan teman-teman memanggilnya GJ. kata dia, GJ singkatan dari GENG JIHAD. Aku kagum pada temanku satu ini. dia begitu memegang teguh prinsip hidupnya. Dia adalah seorang akhwat yang ingin mengabdikan hidupnya dengan menjadi wanita sholeh seutuhnya. Bagi dia, pacaran itu tidak pernah ada dalam Islam, karena Alloh melarang bagi dua orang bukan muhrim untuk berdekatan. Bisa dibilang GJ termasuk orang yang berjasa mengantarkanku menjadi Rista seperti sekarang, memakai rok dan jilbab lebar. Dialah yang mengenalkanku dengan apa itu mentoring, apa itu jilbab dan apa hakekat jilbab itu sendiri. AKu bahkan baru tahu bahwa hukum jilbab itu wajib bagi muslimah setelah ikut mentoring bareng dia tiap hari Jumat siang. Aku sangat kagum padanya. Dan yang paling membuaku betah bersama dia adalah karena dia bisa menghormati prinsip masing-masing orang. dia tidak pernah memaksa kehendaknya terhadap orang lain.
akupun membuka pesan yang dia kirim. isinya sebagai berikut : Berita Duka, saat ini saudara qt d Palestina menghadapi serangan dari zionis Israel. 200 rakyat Palestina dibantai. Mesir melakukan blokade. Mohon mobilisasi do'a, Smoga Alloh menguatkan saudara-saudar qt disana. sebarkan! begitu membaca sms itu, rasanya dada ini bergemuruh seperti ada suatu gejolak di dalamnya. Aku merasa aliran darah ini seakan terhenti di ubun-ubun membuatku amarahku bersatu dan akan meledak. Dalam hati aku berteriak mengumpat Israel. "ISRAEL BAJINGAN!!!! ISRAEL IBLIS!!! ISRAEL TERKUTUK!!!" kemudian segera kusiram darah yang telah mendidih tadi dengan kalimat istighfar, Astaghfirullah....... segera kubalas sms GJ : Semoga Alloh memberikan perlindungannya bagi semua rakyat palestina. Aku yakin tempat terindah di akherat kelak yang akan menjadi hadiah dari Alloh untuk mereka yang teraniaya saat berjuang di jalan Alloh. Amin. kukirim pesan itu.
setelah mengirim pesan itu, rasanya aku lemas tak berdaya. Kadang, aku merasa aku ini banyak omong. AKu cuma gembar-gembor membenci Israel tapi tak bisa melakukan wujud nyata dari rasa benciku ini. Aku ingin sekali membantu saudara-saudaraku di Palestina sana. Tapi bagaimana? cuma dengan sumbangan uangkah?? kadang aku ragu, kenapa penderitaan saudaraku disana tidak ada habisnya! padahal seluruh dunia sudah menyalurkan berbagai bantuan. Aku bahkan pernah membaca sebuah artikel tentang penderitaan wanita palestina. Wanita itu sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan membenturkan kepala mereka. Wanita Palestina itu berkata : "Bunuhlah kami. Lebih baik jika kalian membunuh kami. KArena kami mengandung anak-anak dari para zionis Israel. Bunuhlah kami agar anak terkutuk ini tidak bisa melanjutkan perjuangan bapaknya menindas Palestina. Bunuhlah kami!! Kami tidak perlu belas kasihan kalian!! Kami sudah terlalu lama menderita!! Bunuhlah kami!!"
Sebagai sesama muslimah, aku malu membacanya. Bukankah itu sindiran untuk kita semua wahai muslimah di seluruh dunia?? Mungkin para wanita di Palestina sana sudah lelah menanti asa yang tak kunjung ada. Mungkin para wanita di sana sudah terlalu lelah dengan sikap bungkam yang gaib ini. kenapa gaib? karena tindakan kita tidak nyata!! Aku heran, kenapa ya mereka (muslimah) sanggup memakan daging dan meminum darah saudara mereka sendiri. bagaimana tidak, lha wong mereka saja gemar makan makanan junkfood produk yahudi yang penghasilannya akan disalurkan pada orang Yahudi di Israel untuk membantai orang Palestina. nah lho????? Gimana tuh. makanya jangan merem dong!! Buka mata dan mari bersama-sama membantu mereka yang tertindas di sana. Salahsatunya dengan memboikot produk yahudi. di bawah ini saya kutip dari sebuah artikel yang saya baca : “Saya berbaring di tanah yang berdebu dan merangkak ke belakang dinding pos keamanan Israel, mencari tempat aman untuk melahirkan, di atas pasir, seperti hewan. Saya memeluk bayi saya, ia bergerak sebentar tapi beberapa menit kemudian dia meninggal dalam dekapan saya,” kisah Rula Asthiya mengenang pengalaman pahitnya yang terjadi pada tanggal 26 Agustus 2003. Dengan menahan tetesan air mata, ia menceritakan bagaimana ia terpaksa melahirkan di pos militer Israel karena tentara Israel tidak memberinya izin melewati pos agar bisa melahirkan di Rumah Sakit Nablus.
Semoga........kita semua selalu mendapat hidayahNya dan selalu mendapat petunjuk dalam setiap langkah kita. Amin. Semoga Alloh tidak pernah mencabut rasa sabar dari hati saudara-saudaraku di Palestina bahkan terus menambahnya.
TIAP TETES KERINGAT, AIRMATA DAN DARAH MEREKA ADALAH TIKET PENGANTAR KE ISTANA TERINDAH DI AKHERAT KELAK.
Aku Datang Dari Kegelapan ::..
..:: Aku Berjalan Di Dalam Kegelapan ::..
..:: Aku Kembali Kepada Kegelapan ::..
Sesungguhnya Di Sanalah Terang Sejati Akan Kutemui
jazakumullah...........
READMORE...