HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Jumat, 02 Oktober 2009

sepenggal kisah dari ARINI

Assalamu'alaikum..smuanya. lama sekali jari-jari tangan ini tak bergerak, tuk sekedar mengukir ide dan kenangan yang belum sempat tertuang.
mau ngucapin minal aidin wal faidzin dulu.
saking banyaknya kenangan sampe bingung mau nulis yang mana.
yang paling menyita banyak waktu, pikiran dan tenagaku saja.
aku ingin menceritakan kisah seorang wanita yang sangat aku teladani. anggap saja namanya ARINI. mengapa aku sangat meneladani wanita ini? jawabannya terukir dalam sepenggal kisah yang akan kutulis.

Namanya ARINI. umurnya 45 tahun. dia mempunyai 3 orang anak yang sangat membuat dia bangga dan melengkapi kebahagiaan dalam hidup berumah tangganya. dia bekerja sebagai guru di sebuah SMP di suatu desa. dia mempunyai seorang suami yang bekerja di sebuah instansi pemerintah. bisa dibilang, kehidupan Arini sudah cukup mapan. bagi sepasang suami-istri yang sama-sama bekerja sebagai PNS, mereka sudah mempunyai rumah sendiri, mobil pribadi, serta beberapa motor. selama beberapa tahun, Arini merasa menjadi wanita paling berbahagia, karena dia merasa telah memiliki segalanya. karir yang lancar, suami yang setia dan sukses, serta anak-anak yang pintar.
namun, kehidupan slalu tak pernah lepas dari ujian dan cobaan. begitu pula dengan hidup Arini. cobaan demi cobaan pun berdatangan. satu per satu dia mampu menyelesaikan cobaan itu dengan bijaksana. namun, ternyata Alloh ingin menguji keimanan dan keteguhan hati wanita ini. pada suatu ketika, seperti pagi-pagi yang biasanya, dia menyiapkan segala sesuatu untuk sarapan hangat bagi suami dan anak-anaknya. terdengar dering telpon dari handphone suaminya, yang saat itu sedang mandi. Arini segera mengambil hp suaminya itu dan membuka sms yang masuk. betapa kagetnya dia ketika membaca pesan yang masuk ke hp suaminya itu. sebuah pesan mesra dari sebuah nama yang tertera di layar hp bernama ALIN. entah wanita atau bukan, namun kata-kata dalam pesan itu sudah cukup membuat jantungnya serasa akan meledak. dengan mengucap istighfar, dia letakkan hp itu kembali ke tempatnya. dan dia kembali menyiapkan sarapan hangat. saat itu, anak-anaknya sudah berkumpul di meja makan. hatinya yang perih setelah membaca pesan tadi berhasil dia sembunyikan di depan anak-anaknya. dia tetap tersenyum, walau hatinya menangis. sesaat kemudian, suaminya satang. dia masih tetap melayani suaminya seperti dia tidak pernah membaca pesan itu. tak lama kemudian, suaminya dan anak-anaknya meninggalkan rumah. Arini yang sendiri, tak bisa lagi menutupi rasa di balik hatinya. diambilnya air wudhu, dan mulailah dia sholat dhuha. dicurahkan segala perasaanya pada Sang Khaliq. dia meminta agar dia selalu diberi kesabaran agar kegalauan hatinya tidak pernah ikut dirasakan oleh buah hatinya. seusai sholat, dia mulai bekerja. dia tetap mengajar seprti biasa. sungguh tak nampak kegalauan di hatinya. dia tetap seorang ibu guru Arini yang sabar dan penuh kasih sayang. saat malam tiba, dia menanyakan pada suaminya, namun suaminya malah menjawab tidak tau. betapa dia sangat terpukul dengan ketidakjujuran suaminya itu. pertengkaran pun terjadi selama beberapa hari. dan akhirnya Arini mengalah, demi buah hatinya. namun, sebagian kepercayaannya pada suaminya itu sudah hilang. dia bertahan demi anak-anaknya. sebenarnya, dia sudah mendapatkan cukup bukti yang membuktikan bahwa suaminya berselingkuh namun ditahannya amarahnya itu, demi anak-anaknya.

sepenggal kisah di atas adalah kisah nyata. kata-kata yang tidak akan pernah aku lupa dan membuatku semakin mengaguminya adalah "AKU AKAN BERTAHAN DEMI ANAK-ANAKKU, WALAU HATIKU SUDAH SANGAT LUKA NAMUN AKU AKAN TETAP BERSABAR DEMI BUAH HATIKU." sebuah ungkapan kata-kata yang membuatku menangis tiap malam jika mengingatnya. betapa dia adalah wanita yang sangat mulia. akupun menjadi sadar, mengapa Rasulullah SAW bahkan menempatkan kedudukan ibu di urutan pertama yang dihormati. kasih seorang ibu pada anaknya tak akan pernah berujung.
dan yang membuatku tak habis pikir, mengapa lelaki yang sudah memiliki istri sesempurna Arini masih saja merasa kekurangan. itulah sifat manusia yang perlu diwaspadai!!

pesan: kepada semua lelaki, jika kau mencintai seorang wanita, cintailah dia dengan hatimu, lihatlah ibumu dan bayangkan betapa besar kasih sayangnya padamu. jadi, kamu akan berfikir dua kali untuk mempermainkan perasaan seorang wanita yang BAIK.

Komentar :

ada 2 komentar ke “sepenggal kisah dari ARINI”
Wasyoko mengatakan...
pada hari 

salam kenal.

rista mengatakan...
pada hari 

salam kenal juga ya....

Posting Komentar