HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Kamis, 01 Januari 2009

RENUNGAN AWAL TAHUN..............

Malam tahun baru itu kulalui begitu saja. Ada perasaan tak tega jika harus melalui malam tahun baru i tu dengan bersenang-senang. Ada perasaan senang tapi lebih pantas dibilang rasa syukur tak terkira. Aku senang karena masih bisa berjumpa dengan tahun 2009, aku senang masih bisa berkeliaran tanpa perasaan cemas sedikitpun di hati, aku senang karena masih bisa bebas berkumpul dengan teman-teman menjelang awal tahun. Tapi kemarin, menjelang pesta kembang api, ada pandangan yang sangat kontras. Sekitar pukul 22.00, muncul sekelompok pemuda membawa spanduk besar bertuliskan "DOA KAMI UNTUK PALESTINA" sambil melafadzkan kalimat "ALLAHU AKBAR...LAILAHAILALLAH...". Sekelompok pemuda itu tergabung dalam suatu himpunan mahasiswa terkemuka. KEmarin aku memang sempat pergi ke suatu tempat yang cukup ramai di daerah sidoarjo. Tapi tak lama aku disitu. Entah kenapa, ada perasaan risih melihat hiruk pikuk di situ. Para Pengunjung yang rata-rata para pemuda pemudi itu seolah tak peduli dengan aksi mahasiswa tadi. Mereka terkesan diam saja. Tak tampak reaksi apapun dari mereka. YA...ALLOH...seperti inikah generasi muda Indonesia?????
Aku langsung pulang saat itu juga. Benar-benar tak enak hati! Sejak awal aku merasa tak sanggup bepergian. Bagaimana mungkin, aku menyaksikan sendiri di tv bahwa Israel sudah berjaga-jaga dengan tank-tanknya menunggu perintah dari kabinet untuk melancarkan serangan daratnya ke Palestina. Sedangkan di sini, aku, kita sebagai sesama umat muslim justru tak ambil pusing dan tak mau terbebani dengan itu semua, dengan penderitaan yang akan dialami oleh Palestina!! Seandainya bisa, seandainya mampu, aku justru ingin menemani mereka di sana, cuma sekedar membagi kebahagiaanku menyambut awal tahun, cuma sekedar membagi kebebasanku pada mereka.
Miris hati ini menyaksikan berbagai hiburan dimana-mana! Miris, jika membandingkan apa yang akan terjadi di ranah Palestina sana!!
Tepat, pukul 00.00, terdengar suara kembang api dimana-mana! Keindahan kembang api di sini, dan kegetiran hati penduduk Palestina menyambut letupan meriam! Kemegahan awal tahun di sini, seperti halnya semangat ZIONIS TERKUTUK ISRAEL dalam meluluhlantakkan Palestina. Fakta yang sangat kontras bukan?? Tiba-tiba, aku terhenyak oleh getaran hp. kubuka message. Hhhh...seperti yang kuduga...ucapan selamat tahun baru..happy new year..atau entahlah itu. aku enggan membalasnya. Aku tidak ingin merayakan, memberikan selamat kepada orang-orang. Aku tidak ingin merasa bangga melihat indahnya pesta kembang api. AKu cuma ingin membaur bersama harapan-harapan saudara-saudaraku di PAlestina dalam menyambut tahun baru. Mungkin mereka cuma punya satu harapan pada tiap awal tahun baru yaitu YA ALLOH, HENTIKANLAH PERANG DI BUMIMU TERCINTA INI. Sangat sederhana bukan?? Andai saat ini aku bisa melihat indahnya kembang api, semoga awal tahun mendatang, mereka yang menderita di sana bisa tersenyum!
Sepanjang perjalanan kembali ke surabaya itu, aku cuma terdiam. mulut ini enggan bergumam. Hati ini leleh oleh pilu yang mendalam. Ya.....aku sekali lagi cuma mampu berdoa dan berdoa. Semoga korban di tanah tak berdosa itu tak akan bertambah! Ya...awal tahun itu kuhabiskan di jalan. Tiap letusan kembang api memendar, aku cuma meliriknya dengan tatapan nanar. Ah....untuk apa aku bahagia cuma melihat seperti itu. Mungkin, bagi saudara-saudaraku di Palestina sana, letusan kembang api itu malah membuat hati mereka semakin berdarah karna merasa bahwa saudara-saudaranya sesama muslim tak mau peduli. Mungkin, letusan kembang api itu justru mengingatkan mereka akan ledakan rudal yang samasekali tak ramah pada mereka.
Aku ingin awal tahun ini, kuhabiskan sepertiga malamku dengan bersimpuh di hadapanNya, mengadu akan kegundahan hati ini melihat penyiksaan tak manusiawi itu, aku ingin mengadu padaNya tentang semua keinginanku yang selama ini semu, aku ingin bercerita pada Nya tentang semua mimpi yang slalu menghantuiku.

DEMIMU WAHAI AL AQSA...
DEMIMU WAHAI BAITUL MAQDIS......
DEMIMU WAHAI SAUDARAKU........
AKU MINTA MAAF BELUM BISA MEMBAGI SENYUM INI UNTUK KALIAN........

tapi...tak ada yang abadi di dunia ini, begitu juga dengan kejayaan mereka(zionis)!! Aku yakin, Alloh telah meyiapkan "hadiah" terpantas untuk mereka (zionis terkutuk)!!!

catatan ini untuk semua generasi muda di seluruh pelosok negeri..............

Komentar :

ada 1
putrabayu mengatakan...
pada hari 

Simpan dendam dan kebencianmu dalam-dalam. Masaklah perasaan itu menjadi kekuatan batin, intelektual dan aktivitas yang kreatif, melalui karya-karya kamu. Tangisan, dendam dan kebencian hanya kian menyiksa batinmu sendiri saja, kecuali kamu mampu menyediakan rudal yang lebih canggih untuk membalasnya, menyediakan kapal lebih hebat untuk melumpuhkan mereka.
Biarlah keprihatinan itu mengingatkan kamu akan nasib saudara2 kita di sana, dan menyusun langkah2 bijak dan kreatif untuk mengubah keadaan.
Ista'inullah bish shobri wash sholah....

Posting Komentar