
Bismillah.....Dengan Menyebut nama Alloh...
aku ingin menuliskan suatu kisah dari tanah tempat saudara-saudaraku menangis, menjerit dan tak berdaya. Saudara-saudaraku di Palestina. Kalian ingat seorang ikhwan hebat bernama YAHYA AYYASY. Seorang muhandis (insinyur) yang kini telah gugur dalam pembunuhan yang direncanakan oleh kaum zionis terkutuk Israel itu adalah sosok yang sangat hebat bagi semua rakyat Palestina dan juga teladan bagi ikhwan-ikhwan hebat yang berjuang di jalan Alloh. Dialah "sang Insinyur" yang telah menjadi hamasah (semangat) bagi rakyat Palestina. Dialah sang mujahid yang membakar habis rasa takut dalam diri rakyat Palestina. Yang membuatku begitu kagum padanya adalah keteguhannya dalam melawan teroris Israel. rasanya dia sudah benar-benar meninggalkan kesenangan duniawi. Yang ada dalam pikirannya hanya bagaimana cara mengusir dan memberantas kekejaman rezim zionis Israel.
Mungkin, dialah yang menjadi teladan bagi para pemuda Palestina untuk tidak gentar melawan Israel meski harus mengorbankan diri mereka. Setelah dia wafat, begitu banyak berita-berita tentang bom bunuh diri yang dilakukan pemuda Israel. Bagiku, dan bagi rakyat Palestina, Israel tidak pernah mendengar bahasa kami, mereka hanya mau mendengar rentetan peluru yang kami tembakkan.
Yang membuatku heran, kenapa ketika saudara-saudara kita sesama umat muslim di Palestina sana menjerit dan berteriak karna harga diri mereka dirampas, kita disini seolah diam saja? Aku melihat masih banyak sekali umat muslim di sini yang terlihat tutup mata tidak mau tahu keadaan saudara-saudaranya disana. Aku heran, apakah mereka tidak tergugah hatinya ketika ada berita tentang bayi yang ditembaki oleh tentara bangsat Israel? Aku heran kenapa mereka tidak tertarik ketika ada seminar pengumpulan dana untuk rakyat Palestina??? kenapa??? Ya Alloh, maafkan hati ini jika aku tampak sombong, tapi aku benar-benar jengah dengan keadaan orang-orang disini!!! Sepertinya mereka buta,atau mungkin malah berpura-pura buta!!
Jika membaca artikel-artikel tentang Palestina, terkadang aku tidak menyalahkan para teroris seperti Imam Samudra, Amrozi, Dr. Azhari,dkk yang benar-benar geram terhadap semua orang Amerika dan sekutunya. sehingga mereka tidak perduli walau mereka mungkin bukan pendukung adanya penindasan di Palestina. Jelas saja mereka geram, apalagi mereka pernah mengikuti pendidikan militan di Argentina untuk menumpas para zionis, lha gimana gak geram, mereka sebagai istisyhadiyun (para pelaku syahid) melihat dengan nyata saudara mereka dibantai seperti itu. Aku saja yang bukan pelaku syahid geram apalagi mereka. Jadi jangan sepenuhnya menyalahkan para teroris itu! Salahkan pada mereka yang membuat teroris itu menjadi seperti itu. Salahkan Amerika dan sekutunya yang terus menopang Israel menindas bangsa-bangsa yang dibenci Amerika. Sudah terlalu banyak, kawanku, bangsa yang tertindas akibat Amerika. sebut saja Iran, Palestina, dan negara-negara lain. Aku sejujurnya berkata adalah pendukung Ahmadinejad, Yahya Ayyasy,serta para istisyhadiyun!!! Terkadang aku berpikir, kenapa Israel begitu tega menembaki bayi-bayi tak berdosa, orang tua yang tak berdaya, memperkosa para wanita lemah? padahal bagiku rakyat Palestin telah begitu baik mengijinkan mereka menumpang di buminya. Aku termasuk setuju dengan pendapat Ahmadinejad tentang holocaust. Ahmadinejad menyangkal sejarah holocaust. Akupun juga merasa aneh, karena jika memang benar tentara NAZI membumihanguskan kaum yahudi kenapa kaum yahudi (Israel) itu larinya harus ke Palestina dan merampas hak hidup rakyat Palestin? kenapa tidak Jerman saja yang memberikan sebagian daerahnya untuk Israel itu?? kenapa harus rakyat Palestina yang harus menanggung akibatnya?? Bagiku, holocaust hanya alasan bagi Israel agar mereka dikasihani, agar mereka mendapat dukungan dari publik!! tapi, tidak bagi kami, para pembela Palestina!! bagiku, Israel benar-benar harus segera diusir dari Palestina!!
maafkan aku Ya Alloh jika aku geram seperti ini. aku hanya merasa tidak mampu berbuat apa-apa untuk membantu saudara-saudaraku yang menderita disana. ketika para wanita di Indonesia bebas berbuat dan berpendapat, sementara para wanita di Palestina tidak. mereka harus mengangkat senjata untuk melindungi anak-anaknya ketika suaminya harus berjihad di jalan Alloh. Ya Alloh, aku tidak bisa berbuat apa-apa, meski aku sangat ingin melakukannya. rasanya semangat ini sudah meletup-letup bagai lahar yang siap meletus kapan saja. Semoga, semakin banyak ikhwan di Indonesia yang berjiwa Yahya Ayyasy, yang menomorduakan kesenangan duniawi. untuk kalian, saudaraku, renungkanlah syair ini, syair yang menggambarkan perasaan seorang bocah Palestina yang kehilangan orang tuanya:
(Sebuah renungan bagi kita semua, setelah saya melihat melihat film Fakta Kekejaman Israel Terhadap Kaum Muslim di Palestina)
Ayah…kata mereka (Yahudi) engkau seorang penjahat
Padahal sebenarnya engkau bukan seorang penjahat
Ayah…!! Mengapa mereka menjauhkan Engkau dariku
Mereka menangkapmu tanpa memberi kesempatan
Untuk menciumku walaupun hanya untuk sekali saja
Atau untuk mengusap air mata ibu
Ibu…!! Aku melihat air mata di kelopak matamu di setiap pagi,
Apakah Palestina tidak berhak diberi pengorbanan…?
Setiap hari aku bertanya pada Matahari
Ibu.., Apakah Ayah akan kembali pada suatu hari
Ataukah dia akan pergi selamanya sampai hari kiamat
Atau dia akan mengusap air mata ibu yang terus menetes setiap hari..?
Wahai ayah dimanakah engkau..?
Ooohh bayi-bayi yang dijajah..
Kini telah datang hari raya baru menggantikan hari raya tahun lalu
Dan bayi baru pun terlahir setelah bayi yang itu,
Dan para Syuhada berguguran setelah gugurnya Syahid yang lalu
Sedang ayah masih disembunyikan dibalik jeruji besi
Dalam sel yang mengerikan yang tidak layak dihuni oleh manusia
Mana hari kemenangan dan kehancuran penjara-penjara besi itu..?,
Malulah kalian……
Malulah kalian……
Malulah kalian……
Aku ingin Ayah pulang.
Aku ingin Ayah pulang.
Aku ingin Ayah pulang.
UNTUK SAUDARAKU DI PALESTINA....AKU YAKIN ALLOH TELAH MENYIAPKAN TEMPAT DI AKHIRAT SANA YANG TERINDAH UNTUK KALIAN.
BIARLAH ALLOH MENGUJI CINTA KALIAN PADANYA......NAMUN BALASAN TERINDAH YANG KALIAN TERIMA..
HAMASAH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
I hate them too. The kill my brothers smoothly. I wish to do the same, even the worst, but I won't blast a bom with no mercy like my brother Amrozy.
ya....mereka (kaum zionis) emang pantes dapet yang terburuk!!! F..K ISRAEL!!! F..K ZIONISM!!!
If you hate zionist, never say "fuck" to them. Don't You know what's the meaning of "Fuck"? So, say it just for your pair, your husban, or someone you love to do it. OK?
lho emang artinya apa??? bukannya itu mengumpat ya????? waaaaaa.............maluuuuuuuuuuuuuuuuu