
Dalam sebuah buku yang aku baca,tentang biografi seorang tokoh panutan yang sangat aku kagumi,tidak lain dan tidak bukan ialah seorang presiden Iran "Mahmoud Ahmadinejad",aku sangat terpesona membaca tiap kalimat yang mendeskripsikan tentang beliau. betapacintanya beliau pada rakyatnya.
Ahmadinejad,mantan walikota Teheran yang terpilih menjadi presiden Iran ini adalah sosok yang sangat dinantikan oleh rakyat Iran yang telah lama berada dibawah kekuasaan AS. rakyat Iran yang telah lama tertindas sangat nenantikan tokoh seperti Ahmadinejad. Walau bukan berasal dari kalangan ulama tapi dia sangat menjunjung tinggi dan menjaga Revolusi Islam Iran 1979.
salahsatu alasan mengapa aku sangat mengagumi dia adalah sifatnya yang pemberani dan pantang menyerah terutama dalam menetang Amerika. dia juga sosok yang snaagt mencintai rakyatnya. terbukti, bahwa dia sangat mengutamakan hak rakyat. aku sanagt terharu ketika membaca salahsatu blog,disitu Ahmadinejad berkata,"Saya bukanlah presiden, saya adalah pelayanan rakyat".
aku mengoleksi foto2nya,salahsatu foto yang aku kagumi adalah ketika dia solat di tepi jalan dengan las seadanya dan ketika dia tidur di lantai tanpa kasur mewah layaknya seorang presiden. begitu sederhanya sosok seorang presiden.
aku mendukung dan sangat kagum padanya setelah melihatnya tak gentar berorasi mnentang amerika.
Ahmadinejad yang begitu mengundang rasa penasaran publlik dengan tindakan ngototnya melawan amerika dan sikap kontroversialnya menyangkal holocaust ini juga menbuat rakyat Iran terpana ketika dia rela menyumbangkan karpet istana ke sebuah masjid di teheran dan menggati karpet istana dengan karpet murah,karena baginya kepentingan rakyatlah yang paling utama.
jujur,aku pngen banget ketemu beliau. aku cuma pengen berkata sebagai slahsatu orang yang begitu mengaguminya bahwa aku pengen negaraku indonesia punya seorang pemimpin seperti beliau yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas asegalnya. Subhanallah.... InsyaAllah segala perjuangan Ahmadinejad mendapat balasan setimpal dari Alloh SWT.
Kamis, 11 Desember 2008
BELAJAR DARI KESEDERHANAAN AHMADINEJAD
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
weeeehhhh.....dah jadi komentator reekk!!!!
pa gak sekalian jadi komentator bola ja yaaa????
ywdaah..Q juga setuju kok! tetep SEMANGAT yaa!!! & smoga muncul ide pemikiran2 baru tentang tokoh2 dunia yang lain...
Di tengah dunia yang semakin monolitik (baca:global), kebanyakan orang akan kehilangan eksistensi. Mereka akan memilih mengikuti trend dan menjadi bagian dari padanya.
Saya juga pengagum Ahmadinejad, sebagaimana Guevara atau Abu Bakar ar-Razi. Jarang-2 ada anak manusia yang berani menantang arus seperti mereka. Padahal di sanalah seseorang menemukan eksistensinya. Kepada mereka kita bisa bertanya, who you are, bukan whose things you are.
Salut buat calon menteri kelautan.